analisa peluang usaha bawang putih

Bawang putih menjadi salah satu bahan rempah yang sering digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia baik digunakan untuk memasak, obat, atau pembuatan produk. Mengkonsumsi bawang putih juga dapat menjaga kesehatan kulit sehingga banyak kebutuhan bawang putih yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan produk kencatikan. Banyaknya kebutuhan bawang putih yang semakin terus mengalami peningkatan setiap tahunnya membuat prospek dari budidaya bawang putih sangat menguntungkan untuk dijalani. Budidaya bawang putih bisa dilakukan oleh siapa saja namun bagi Anda yang masih pemula tentu belum banyak mengetahui informasi tentang cara penananam bawang putih yang benar. Penanaman bawang putih sebenarnya cukup mudah dan bagi Anda yang ingin membudidayakan bawang putih di bawah ini ada beberapa langkah-langkah yang perlu Anda ketahui.

  1. Waktu Penanaman

Waktu yang efisien untuk melakukan penanaman bawang putih sebaiknya saat musim kemarau. Tanaman bawang putih tidak membutuhkan air yang berlebih sehingga kurang efisien jika ditanam dimusim hujan.

  1. Media Tanam

Sebelum menyiapkan media tanam Anda harus menyiapkan bibit yang akan digunakan. Pertama pilih bawang putih yang telah bertunas kemudian simpan bawang putih tersebut di dalam kulkas selama 1 minggu atau 2 minggu hingga berkecambah. Menyiapkan bibit dengan cara tersebut jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan penanaman bawang putih secara langsung ditancapkan ke lahan tanam. Tanah yang efsiein untuk menanam bawang putih adalah tanah yang bercampur pasir. Tanaman bawang putih tidak menyukai tanah liat sehingga Anda perlu memperhatikan hal ini jika ingin tanaman bawang putih dapat tumbuh dengan subur. Gunakan tanah yang berpasir kemudian campur dengan menggunakan pupuk kandang. Untuk media tanam Anda bisa menggunakan polibag atau ditanam secara langsung di lahan tan yang telah disediakan.

  1. Penanaman

Penanaman yang efisien sebaiknya dilakukan dilahan yang luas namun bagi Anda yang ingin menanam bawang putih diperkarangan rumah dapat menggunakan polibag. Bibit bawang putih yang tidak berkecambah dapat ditanam sedalam 2 cm hingga 3 cm. Pastikan bagian bawang putih yang runcing menghadap ke atas. Sedangkan untuk bibit bawang putih yang berkecambah sebiaknya ditanam dengan tunas tetap di atas permukaan tanah. Lakukan penyiraman secara teratur asalkan tanahnya tidak becek. Lahan tanam juga tidak boleh dibiarkan becek. Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan setiap satu minggu sekali dan jangan lupa untuk memberi asupan sinar matahari yang cukup. Saat usia 2 minggu biasanya akan tumbuh daun. Saat pertumbuhan daun Anda harus memperhatikan keberadaan hama. Jangan biarkan hama merusak tanaman bawang putih. Pabila usia bawang putih sudaj 90 hari hingga 100 hari maka siap untuk dipanen.

Beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam menjalankan peluang bisnis budidaya bawang putih dapat Anda perhatikan di atas. Selain mengetahui langkah-langkah di atas Anda juga harus melihat rincian analisa usaha dalam menjalankan budidaya bawang putih seperti yang ada di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Bawang Putih

Asumsi

  • Lamanya penggunaan alat pada : sewa lahan selama waktu 1.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : pompa air selama waktu 2.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : mesin hand spryer selama waktu 5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : penyiram tanaman gembor selama waktu 2.5tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : pisau selama waktu 3 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : timbangan selama waktu 2 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : sabit selama waktu 1.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : gerobak dorong selama waktu 5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : timba selama waktu 1 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : wadah untuk panen selama waktu 1 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : peralatan tambahan selama waktu 1.5 tahun.

Investasi

Peralatan   Harga 
 Sewa Lahan  Rp. 2,800,000
 Pompa Air  Rp. 1,100,000
 Mesin hand sprayer  Rp. 600,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 88,000
 Pisau  Rp. 70,000
 Timbangan  Rp. 250,000
 Sabit  Rp. 80,000
 Cangkul  Rp. 100,000
 Gerobak dorong  Rp. 380,000
 Timba  Rp. 50,000
 Wadah untuk panen  Rp. 120,000
 Peralatan tambahan  Rp. 90,000
 Jumlah Investasi  Rp. 5,728,000

 

Biaya Operasional per Bulan    
     
 Biaya Tetap    
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 2.800.000  Rp. 93,333
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.100.000  Rp. 36,667
 Penyusutan mesin hand sprayer 1/30 x Rp. 600.000  Rp. 20,000
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 88.000  Rp. 2,933
 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 70.000  Rp. 2,333
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 250.000  Rp. 8,333
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 80.000  Rp. 2,667
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 380.000  Rp. 12,667
 Penyusutan timba1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 90.000  Rp. 3,000
 Total Biaya Tetap  Rp. 190,933

 

Biaya Variabel              
 Bibit bawang putih  Rp. 125,000  x  30  =  Rp. 3,750,000
 Pupuk alami  Rp. 120,000  x  30  =  Rp. 3,600,000
 Pupuk buatan  Rp. 150,000  x  30  =  Rp. 4,500,000
 Karung  Rp. 50,000  x  30  =  Rp. 1,500,000
 Pestisida hama  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Pestisida rumput  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Pekerja  Rp. 300,000  x  30  =  Rp. 9,000,000
 Biaya Variabel            Rp. 24,600,000

 

Total Biaya Operasional    
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 24,790,933

 

Pendapatan per Bulan          
 Penjualan rata – rata =
40 kg  x Rp. 30,000  =  Rp. 1,200,000
Rp. 1,200,000  x 30 hr  =  Rp. 36,000,000

 

Keuntungan per Bulan          
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
   Rp.    36,000,000  – 24,790,933  =  Rp. 11,209,067
               

 

Lama Balik Modal              
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 5,728,000  : 11,209,067  = 1  bln

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.