Analisa Peluang Usaha Distro dan Tips Trik Membangun Usaha Distro

peluang usaha distro

Analisa Peluang Usaha Distro dan Tips Trik Membangun Usaha Distro, Di era awal abad 20an, Kaos menjadi salah satu cinderamata yang banyak dicari oleh wisatawan, namun semakin modernya jaman, membuat kaos menjadi salah satu trend dikalangan anak muda dan penikmat kaos itu sendiri, banyak desain unik yang muncul dengan kualitas kaos sangat halus

Distro atau Distribution outlet adalah tempat atau toko untuk menjual berbagai fashion, misalnya kaus, kemeja, celana panjang, jaket, topi, dompey dan sebagainya. Saat ini, distro sudah banyak dijumpai di berbagai kota di lokasi-lokasi strategis, khususnya yang dekat dengan pasar keramaian atau tempat nongkrong anak muda. Pangsa pasar yang masih terbuka lebar inilah yang membuat distro semakin marak dijadikan sebagai bisnis oleh para pengusaha di luar sana. Banyaknya minat anak muda terhadap kebutuhan fashion membuat peluang usaha di bidang distro terbuka lebar, tidak hanya bagi orang dewasa, namun juga bagi kamu yang masih remaja.

Berbicara tentang peluang usaha jualan baju distro memang sangat menjanjikan, hal itu di dorong dengan teknologi semakin canggih membuat desain-desainnya semakin unik dan cantik. Masalah kualitas pun tak perlu diragukan lagi, halus tidak mudah robek. Pada umumnya, banyak pelaku usaha ini pada awalnya hanya menjual tidak memproduksi sendiri. Seperti menjual produk orang lain atau disebut sebagai dropship, dan menyerahkan produksinya ke pengusaha konveksi atau disebut sebagai vendor. Sementara pelaku usaha distro fokus pada pembangunan brand. Sehingga anda pun bisa konsentrasi 100 persen memikirkan promosi dan penjualan. Nah, untuk merek clothing yang baru dirintis sebaiknya memasarkan produknya dengan sistem jual atau titip di toko distro khusus.

Kiat Sukses Memulai Bisnis Distro

  • Memilih lokasi yang strategis, misalnya dekat dengan pusat perbelanjaan, pusat keramaian, kampus, sekolah dan tempat nongkrong anak muda.
  • Mencari pemasok yang mau diajak bekerja sama memasok produk fashion ke distro dengan harga yang lebih rendah namun kualitasnya bagus
  • Menjual produk fashion yang banyak diminati pasar dan sedang tren di kalangan anak muda
  • Menghindari memasang harga yang terlalu mahal untuk semua produk fashion yang dijual supaya cepat laku
  • Melakukan branding agar mudah dikenal banyak orang
  • Menjual tema atau konsep yang unik

Rincian Modal dan Total Biaya Operasional BISNIS DISTRO

No Modal Awal Biaya
1 Rak lemari dan hanger Rp 2.300.000,00
2 Meja dan kursi kasir Rp     350.000,00
3 Speaker dan alar pemutar musik Rp     800.000,00
4 Papan iklan distro Rp     400.000,00
Total Modal Rp 3.850.000,00
No Biaya Operasional Biaya
1 Produk fashion (semua jenis yang trend) Rp 6.800.000,00
2 Sewa tempat per bulan Rp     500.000,00
3 Gaji pegawai 1 orang Rp      750.000,00
4 Listrik, telepon dan lain-lain Rp      200.000,00
Total Biaya Operasional Rp 8. 250.000,00
No Potensi Pendapatan
1 Penjualan produk fashion

= Rp 400.000,00/hari x 30 hari

Rp 12.000.000,00
Keuntungan Per Bulan

Potensi Pendapatan – Total Biaya Operasional

= Rp 12.000.000,00 – Rp 8.250.000,00

Rp 3.750.000,00

Manajemen Bisnis Untuk Menjamin Kesuksesan Usaha Distro

  • Membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, agar pelanggan merasa puas dan selanjutnya mau menjadi pelanggan yang royal
  • Membuat rancangan display yang menarik, sehingga produk fashon yang dijual terlihat sangat menarik dan cocok untuk dibeli (Pastikan desain tempat / toko distro anda unik dan terkesan elegan, agar konsumen penasaran,)
  • Sesekali mengadakan konser mini atau kecil di depan distro dengan menyuguhkan lagu-lagu khas anak muda, agar distro anda semakin dikenal di kalangan anak muda yang menjadi sasaran utamanya.
  • Kepuasan konsumen merupakan kunci utama meraih kesuksesan, maka dari itu berikan layanan yang terbaik agar binsis distro anda ramai.
1. Tema Kaos yang Spesifik dan Unik

Jika kamu ingin memulai usaha distro, kamu harus memilih tema kaos yang spesifik dan unik. Biasanya pembeli kaos distro ingin memilih kaos yang unik dan berbeda dari kaos-kaos lainnya. Umumnya anak-anak muda ingin tampil beda di depan umum. Dengan kamu memiliki tema kaos yang spesifik atau memiliki tema yang khusus, kaos kamu akan memiliki ciri yang khas. Kamu bisa memilih tema kaos otomotif, olahraga, budaya, religi dan masih banyak lagi.

2. Pilih Tempat Sablon Berkualitas

Tidak dipungkiri lagi jika ingin memiliki usaha distro yang sukses kualitas kaos distro harus diperhatikan. Tentunya pembeli menginginkan kaos yang berkualitas. Kualitas tersebut bisa dilihat dari kualitas design, kualitas baju, kualitas keawetan baju dan sebagainya. Untuk mendapatkan kualitas kaos distro yang berkualitas, kita harus memilih tempat sablon yang berkualitas juga. Kita dapat melihat terlebih dahulu hasil-hasil dari tempat sablon yang kita inginkan.

3. Menentukan Harga

Untuk menentukan harga, tentunya harga yang ditentukan harus sesuai dengan kualitas kaos yang akan kita jual. Jika merk kaos distro anda belum terkenal janga terlalu mematok harga yang tinggi. Karena pembeli masih asing dengan merk anda, ketika masih asing dan harganya terlalu tinggi, otomatis pembeli tidak jadi membeli kaos distro anda.

Untuk menentukan harga , jangan juga terlalu murah. Jangan sampai anda hanya mendapatkan untung yang tipis sehingga anda tidak mendapatkan profit yang sepadan. Tentunya dengan hal tersebut progres usaha distro anda akan lambat, karena kita juga butuh profit yang lumayan sebagai modal untuk memajukan usaha distro anda.

4. Mempromosikan Produk

Jika anda telah memproduksi kaos distro anda dan telah menentukan harganya, saatnya anda melakukan promosi kaos distro anda. Banyak hal yang kita lakukan untuk mempromosikan produk kaos anda. Bisa melalui online atau offline. Anda bisa menawarkan langsung ke peminat kaos distro secara perorangan atau anda bisa mempromosikan melalui media sosial. Melalui promosi offline anda bisa membuat kartu nama dan memberikan kepada mahasiswa-mahasiswa, siswa sekolah dll.

 5. Menjadi Reseller atau Produksi Sendiri

Ketika anda menjalankan usaha kaos distro, anda bisa menjadi reseller atau memproduksi kaos sendiri. Jika anda ingin menjadi reseller, anda terlebih dahulu mencari tempat sablon yang anda inginkan. Jadi proses produksi baju dilakukan oleh tempat sablon. Keuntungan bekerjasama dengan tempat sablon anda tidak perlu repot-repot mengurus produksi kaos dan anda bisa lebih fokus ke marketing usaha kaos anda.

Bisa juga anda dengan memproduksi kaos sendiri. Namun, jika anda ingin memproduksi sendiri, terlebih dahulu anda harus memiliki alat produksi, tenaga kerja, tenaga design dan sebagainya. Tentunya hal ini akan lebih rumit dan lebih menyita waktu. Namun jika memproduksi sendiri anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih dibanding anda menjadi reseller, karena keuntungan anda tidak di bagi untuk tempat sablon.

6. Menggunakan Media Online Untuk Jalur Penjualan

Semakin canggihnya teknologi di jaman sekarang, telah menghadirkan media-media sosial yang memudahkan masyarakat berkomunikasi. Hal tersebut sangat dimanfaatkan oleh pengusaha untuk mempromosikan produknya. Anda bisa mempromosikan produk anda melalui facebook, instagram, twitter, BBM, dan sebagainya. Hadirnya media sosial sangat menguntungkan pengusaha dalam berjualan. Bahkan pembelian yang didapatkan melalui media sosial dapat melebihi pembelian di Toko-toko. Terlebih lagi dengan media sosial kita hanya membayar kuota internet, tidak seperti menyewa toko yang harga sewanya bisa melebih 10 juta.

7. Menaikkan Branding Produk

Menaikkan branding produk sangat penting dalam usaha distro. Membuat merk kaos distro anda menjadi terkenal merupakan hal yang sangat penting. Jika merk kaos anda sudah terkenal, dengan sendirinya masyarakat akan mencari dan membeli produk anda. Untuk menaikkan brandik kaos distro anda, anda bisa melakukannya dengan meminta jasa endorse artis terkenal. Dengan menggunakan jasa endorse artis, mampu membawa presepsi masyrakat bahwa produk kaos distro anda merupakan merk yang berkualitas.

8. Menyetok Penjualan Secara Grosir

Jika anda belum puas dengan menjual kaos distro secara eceran, anda bisa menjual secara grosir kaos anda. Anda bisa menyetok ke toko-toko distro yang anda inginkan. Biasanya pemilik toko akan senang ketika anda menitipkan kaos anda, karena biasanya mereka juga sedang mencari-cari barang titipan untuk melengkapi toko mereka. Anda juga bisa menawarkan kaos distro anda dengan menentukan jumlah minimal pembelian. Misalnya anda melakukan penjualan minimal 1 lusin.

9. Menentukan Target Pasar

Anda juga harus menentukan target pasar anda. Ketika anda mengincar target pasar umur yang anda tentukan, anda harus menyesuaikan dengan design kaos distro anda. Jika anda menentukan target pasar kalangan remaja, maka design kaos distro anda harus menggunakan design kalangan remaja juga. Banyak sekali merk-merk kaos distro yang sudah terkenal, jika ingin melihat logo-logo kaos distro bisa dilihat di sini >>> 50 Merk Kaos Distro Terkenal

10. Konsisten

Tips usaha distro bagi pemula yang terakhir adalah konsisten. Point terakhir ini bisa dikatakan gampang-gampang susah. Konsisten memang terdengar sederhana namun lumayan sulit juga untuk diterapkan. Biasanya yang membuat usaha gagal adalah ketidak konsistennya dalam menjalankan suatu usaha. Pada awalnya sangat bersemangat dan sangat optimal dalam menjalankan usaha. Namun, waktu demi waktu semangat itu terus menurun bahkan hilang, sehingga prosesnya tidak optimal yang membuat hasil yang tidak optimal juga.

Tinggalkan Balasan