Analisa Peluang Usaha Kue Tradisional (Lemper)

analisa peluang usaha makanan traditional

Dengan adanya pasar yang masih beroperasi di sekitar kita, maka lemper adalah salah satu makanan yang sering kita jumpai didalamnya, Lemper merupakan makanan traditional yang dulunya sering di suguhkan bagi raja-raja atau petinggi kerajaan. Walau masih sangat kalah dengan jajanan (makanan modern) namun Lemper tetap mempunyai daya tarik tersendiri bagi para kaum lanjut usia.

Lokasi usaha kue lemper

Lokasi untuk menjalankan usaha kue lemper memang bisa dilakukan dimana saja. Asalkan berada di kawasan yang strategis sehingga mudah dijangkau dan diketahui banyak orang. Beberapa lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk menjual kue lemper yakni di pasar tradisional, dipinggir jalan, dan berbagai tempat lainnya.

Strategi pemasaran usaha kue lemper

Jajanan tradisional ini sangat populer hingga kini. Dan peminatnya juga sangat besar. Strategi pemasan kue lemper bisa dilakukan dengan mencoba membuat kue lemper yang berbeda dari yang lain. Anda bisa mengkreasikan cara dalam membukus kue lemper agar terlihat makin menarik.

Konsumen usaha kue lemper

Kue lemper menjadi salah satu jajanan yang memiliki peminat yang begitu besar dimasyarakat. Tak heran jika dalam menentukan konsumen usaha kue lemper memang cukup mudah.  Terget konsumen usaha kuliner kue lemper memang tak terbatas baik mulai dari kalangan anak- anak hingga orang tua bisa mengkonsumsi kue lemper. Kue lemper dibuat tanpa adanya kandungan bahan pengawet yang berbahaya sehingga bisa dikonsumsi siapapun.

Bahan baku usaha kue lemper

Dalam menjalankan usaha kue lemper membutuhkan bahan baku dalam pengolahannya. Bahan baku pembuatan kue lemper yakni beras ketan, garam, daging ayam, santan, bawang putih, kemiri, serai, daun salam, merica bubuk, dll.

Peralatan usaha kue lemper

Dalam menjalankan usaha kue lemper juga memerlukan peralatan yang mendukung untuk mengolah kue lemper. Usaha kue lemper bisa dijalankan dengan mempersiapkan berbagai peralatan sebagai berikut  pisau, panci, wadah, pengaduk, pengangkat makanan, piring, sendok, loyang, dan berbagai alat yang lain.

Harga jual kue lemper

Pematokan harga jual kue lemper memang harus diperhatikan dengan benar. Anda juga bisa menyesuaikan dengan harga yang telah ada.  Jangan sampai mematok harga jual yang terlalu mahal. Sehingga jajanan yang Anda jual banyak diminati konsumen. Pematokan harga jual kue lemper rata-rata senilai Rp. 1.500 per biji.

Analisa usaha kue lemper

Peluang bisnis kue lemper bisa dicoba siapapun yang menginginkan. Supaya usaha kue lemper dapat berjalan dengan maksimal, sebelum menerjuni usaha ini, silahkan simak contoh hitungan analisa usahanya di bawah ini.

Asumsi

  • Lama pemakaian : etalase/gerobak dalam jangka 4.5 tahun
  • Lama pemakaian : pisau dalam jangka 2 tahun
  • Lama pemakaian : panci dalam jangka 3.5 tahun
  • Lama pemakaian : wadah dalam jangka 2 tahun
  • Lama pemakaian : cobek dan ulek dalam jangka 2.5 tahun
  • Lama pemakaian : pengangkat makanan dalam jangka 1.5 tahun
  • Lama pemakaian : wajan dalam jangka 3.5 tahun
  • Lama pemakaian : alat penggoreng dalam jangka 1.5 tahun
  • Lama pemakaian : kompor dan tabung gas dalam jangka 4 tahun
  • Lama pemakaian : piring dalam jangka 3.5 tahun
  • Lama pemakaian : sendok dalam jangka 3.5 tahun
  • Lama pemakaian : loyang dalam jangka 1.5 tahun
  • Lama pemakaian : meja dan kursi dalam jangka 3.5 tahun
  • Lama pemakaian : serbet dalam jangka 1.5 tahun
  • Lama pemakaian : peralatan tambahan lain dalam jangka 1.5 tahun

Investasi

Peralatan  Harga 
 Etalase/gerobak  Rp. 2,115,400
 Pisau  Rp. 46,000
 Panci  Rp. 75,900
 Wadah  Rp. 51,200
 Cobek dan ulek  Rp. 50,300
 Pengangkat makanan  Rp. 40,600
 Wajan  Rp. 112,500
 Alat penggoreng  Rp. 56,300
 Kompor dan tabung gas  Rp. 258,600
 Piring  Rp. 69,100
 Sendok  Rp. 37,500
 Loyang  Rp. 46,800
 Meja dan kursi  Rp. 135,600
 Serbet  Rp. 17,700
 Peralatan tambahan lain  Rp. 53,500
 Jumlah Investasi  Rp. 3,167,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap  Nilai
 Penyusutan etalase/gerobak 1/54 x Rp. 2,115,400  Rp. 39,174
 Penyusutan pisau 1/24 x Rp. 46,000  Rp. 1,917
 Penyusutan panci 1/42 x Rp. 75,900  Rp. 1,807
 Penyusutan wadah 1/24 x Rp. 51,200  Rp. 1,807
 Penyusutan cobek dan ulek 1/30 x Rp. 50,300  Rp. 1,677
 Penyusutan pengangkat makanan 1/18 x Rp. 40,600  Rp. 2,256
 Penyusutan wajan 1/42 x Rp. 112,500  Rp. 2,679
 Penyusutan alat penggoreng 1/18 x Rp. 56,300  Rp. 3,128
 Penyusutan kompor dan tabung gas 1/48 x Rp. 258,600  Rp.  5,375
 Penyusutan piring 1/42 x Rp. 69,100  Rp. 1,645
 Penyusutan sendok 1/42 x Rp. 37,500  Rp. 893
 Penyusutan loyang 1/18 x Rp. 46,800  Rp. 2,600
 Penyusutan meja dan kursi 1/42 x Rp. 135,600  Rp. 3,229
 Penyusutan serbet 1/18 x Rp. 17,700  Rp. 983
 Penyusutan peralatan tambahan lain 1/18 x Rp. 53,500  Rp. 2,972
 Total Biaya Tetap  Rp. 72,141

 

Biaya Variabel
 Beras ketan  Rp. 30,000  x 30  =  Rp.  900,000
 Daun pisang  Rp. 6,000  x 30  =  Rp. 180,000
 Santan kelapa  Rp. 10,000  x 30  =  Rp. 300,000
 Serai  Rp. 1,000  x 30  =  Rp. 30,000
 Daun salam  Rp. 1,000  x 30  =  Rp. 30,000
 Garam  Rp. 1,450  x 30  =  Rp. 43,500
 Bawang merah  Rp. 7,500  x 30  =  Rp. 225,000
 Bawang putih  Rp. 8,000  x 30  =  Rp. 240,000
 Ketumbar  Rp. 3,000  x 30  =  Rp.  90,000
 Daging ayam  Rp. 24,000  x 30  =  Rp. 720,000
 Gula pasir  Rp. 5,000  x 30  =  Rp. 150,000
 Merica bubuk  Rp.  3,000  x 30  =  Rp. 90,000
 Biaya promosi  Rp. 5,500  x 30  =  Rp. 165,000
 Biaya sewa tempat  Rp. 8,600  x 30  =  Rp. 258,000
 Biaya listrik dan air  Rp. 9,900  x 30  =  Rp. 297,000
 Biaya lain-lain  Rp. 9,400  x 30  =  Rp. 282,000
 Total Biaya Variabel  Rp. 4,000,500

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 4,072,641

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
120  Biji  x  Rp. 1,500  =  Rp. 180,000
180,000  x 30  hr  =  Rp. 5,400,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.        5,400,000  – 4,072,641  =  Rp. 1,327,359

Sumber : Agrowindo.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.